Selasa, 02 Agustus 2011

Mengapa Puasa Bikin Mengantuk di Siang Hari

VIVAnews - Anda mengalami rasa kantuk tak tertahankan saat puasa? Hal itu memang wajar. Namun, biasanya Anda bisa minum kopi untuk mendongkrak energi. Tapi, apa yang harus dilakukan untuk mengatasi kondisi ini kala berpuasa? Baca artikel ini untuk mengetahui penyebab dan solusinya!

Menurut dr. Samuel Oetoro, ahli gizi, penyebab munculnya rasa kantik yang hebat saat berpuasa adalah karena rendahnya asupan zat besi dalam tubuh. "Hal ini mungkin saja terjadi jika Anda kurang menghiraukan mutu gizi makanan selama berpuasa," ujarnya.
Untuk mengantisipasi hal ini, dr Samuel menyarankan, sebaiknya banyak mengonsumsi makanan yang kaya zat besi, seperti tempe, oncom, kacang-kacangan, teri kering, sayuran daun hijau. Dan juga hati serta daging.

Jadi, buah-buahan dan sayuran hendaknya jangan dilupakan saat sahur dan berbuka. Selain bermanfaat sebagai pencuci mulut, buah segar kaya vitamin C yang dapat memacu efektivitas penyerapan zat besi. Seperti jambu biji, pepaya, jeruk, mangga, nanas.

Dan, untuk menjaga stamina tubuh, dr. Samuel juga menganjurkan, "Konsumsilah air putih dalam jumlah yang cukup. Saat puasa tubuh lebih peka terhadap kekurangan air dibanding dengan kekurangan makanan."

Minum air putih semampunya pada saat sahur, tapi jangan sampai membuat kekenyangan. Dengan minum air putih yang mencukupi dapat mencegah kekurangan cairan tubuh (dehidrasi), sehingga badan bisa tetap segar. Batasi makanan-minuman manis pada saat sahur karena gula justru akan memboroskan sediaan energi. Gula hanya membuat kita segar sesaat, tapi setelah itu tubuh akan segera layu.

Selama saat makan malam yang panjang ini pasokan air minum hendaknya diperhatikan pula. Guna melakukan kegiatan rutin harian, setiap orang rata-rata menghabiskan 2.000 Kalori. Untuk menggantikan setiap 1 Kalori energi diperlukan asupan air 1 ml. Dengan demikian, sejak saat berbuka hingga sahur kita harus minum sedikitnya 2.000 - 2.500 ml (1 gelas = 250 ml), agar tubuh tetap segar sepanjang hari.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar